Labels

Tampilkan postingan dengan label Entrepreneur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Entrepreneur. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Oktober 2011

9 Langkah Cara Memulai Wirausaha yang Baik


9 Langkah Memulai Wirausaha


9 Langkah Cara Memulai Wirausaha yang Baik - Anda ingin berwirausaha? Nah pada postingan kali ini beritamandiri akan sedikit memberikan tips langkah-langkah cara memulai wirausaha yang baik dan benar agar usaha anda berhasil dan sukses. Seperti apakah langkah-langkah wirausaha yang baik itu? Ikuti dan baca postingan beritamandiri pada page ini. Wirausaha menjadi salah satu upaya yang sering dilakukan banyak karyawan untuk terlepas dari berbagai rutinitas kantoran. Sebagian alasannya karena didorong kebutuhan ekonomi sekaligus agar dapat mengontrol pendapatannya sendiri.

"Penurunan ekonomi secara tidak langsung memaksa orang untuk berpikir lebih kreatif tentang cara mendapatkan uang, dan umumnya orang juga mempertanyakan keamanan pekerjaan mereka sekarang dibanding sebelumnya," ungkap Chris Guillebeau, penulis buku The Art ofNon-Conformity.

Menurut Tory Johnson, seorang reporter televisi dan pemilik bisnis, ia memutuskan untuk berwirausaha setelah mengambil pensiun dini dari pekerjaan sebelumnya. "Rasa aman dalam penghasilan sebenarnya diketahui ketika Anda tahu kalau sumber penghasilan Anda tak hanya bergantung pada satu sumber saja, atau tergantung pada orang yang setiap saat bisa saja memecat Anda," tukasnya.

Namun sebelum berwirausaha, ada beberapa strategi yang bisa diterapkan untuk mendapatkan ide bisnis.

Minat. "Pikirkan apa yang benar-benar Anda ingin lakukan. Mungkin sesuatu yang biasa dikerjakan di kantor Anda dulu, meskipun Anda tak menyukainya, atau justru sangat Anda sukai. Apapun bentuknya, hal tersebut bisa mengajarkan baik-buruk yang mungkin akan muncul saat memulai bisnis," ungkap Tara Gentile, konsultan wirausaha.

Guillebeau juga menyarankan untuk mendengarkan saran dari orang-orang terdekat, dan berkonsultasi dengan konsultan bisnis. Kemudian mulailah untuk membuat blog yang menjelaskan tentang bisnis Anda, membuka rekening khusus untuk bisnis, lalu mulai berbisnis.

Motivasi. Selain uang untuk menambah penghasilan, sebaiknya cari motivasi lain Anda untuk mulai berbisnis. Menurut Johnson, motivasi selain tambahan penghasilan akan membantu Anda agar tak hanya berorientasi pada uang semata. "Bagi saya, ini adalah suatu bentuk perlindungan dan upaya untuk menghindarkan keluarga saya dari pengalaman buruk tentang banyaknya slip tagihan yang datang," tukas Johnson.

Motivasi lain yang bisa menjadi alasan untuk berwirausaha adalah mungkin untuk membantu biaya pengobatan salah satu anggota keluarga. Mengetahui motivasi lain selain uang juga akan membuat Anda lebih mudah bertahan untuk melewati segala tantangan yang ada.

Side job. Pamela Slim, penulis buku Escape from Cubicle Nation, menggunakan istilah "sampingan" untuk menunjuk cara menghasilkan uang dengan berwirausaha. Terkadang orang selalu takut untuk memulai segala sesuatunya dari bawah, karena akan mempertaruhkan semua yang sudah didapatkan dari pekerjaan tetap. Memiliki pekerjaan sampingan tak hanya membuat Anda menjalankan sebuah bisnis baru dengan resiko kecil, tapi juga sekaligus sebagai rencana cadangan jika suatu saat Anda bermasalah dengan pekerjaan Anda.

"Para pekerja pun akan berpikir tentang kestabilan ekonomi perusahaan, meski tak benar-benar hancur, Anda tahu bukan hal yang baik jika hanya tergantung pada perusahaan," ungkapnya. Menurut survei yang dilakukan Elance, sebuah perusahaan freelance market, tiga dari 10 responden tetap bekerja di perusahaan sembari berwirausaha.

Jangan menjual barang yang sama. Slim mengingatkan bahwa dalam berwirausaha, Anda sebaiknya tidak menjual produk yang sejenis dengan yang diproduksi oleh perusahaan Anda. Karena bisa saja, perusahaan Anda akan mengklaim berbagai produk yang Anda ciptakan saat Anda masih berada dalam jam kerja perusahaan.

Manfaatkan teknologi. Twitter, blog, Facebook, dan berbagai jejaring sosial lainnya merupakan salah satu cara yang paling mudah untuk membangun sebuah bisnis kecil-kecilan. "Ini sangat mudah dilakukan siapa saja, dan sangat mudah membuat website untuk menjual produk Anda," ungkap Slim. Jika dulu, lokasi usaha merupakan salah satu halangan untuk menjual berbagai produk usaha Anda, maka kini Anda bisa membuat sebuah website di kota asal Anda, dan menjual produk Anda ke seluruh dunia.

Tambah teman. Sekarang ini, pemasaran melalui blog dan internet seringkali berfokus pada pentingnya membangun satu merek untuk menggalang hubungan yang erat antara Anda dan pelanggan. Namun, Gentile mengatakan hal tersebut bukanlah menjadi tujuan utama. Website yang dikelolanya setiap hari dikunjungi 1.000 orang, dimana jumlah ini lebih rendah dibandingkan dengan blog-blog para bintang ternama. Namun, yang paling penting adalah berapa jumlah uang yang bisa Anda dapatkan dari pengunjung blog tersebut.

Berhenti berencana dan bergeraklah. Salah satu kesalahan yang sering dilakukan untuk menjadi seorang wirausaha adalah terlalu lama berpikir dan menyusun rencana. "Sebagian besar orang sulit menemukan produk apa yang akan dijual. Mereka terlalu banyak berpikir detail, padahal yang dibutuhkan adalah keberanian untuk memulainya," ungkap Slim. Terkadang, banyak orang takut untuk memulai usaha karena mereka khawatir akan gagal dan ditolak pasar.

Optimis. "Kesuksesan tidak akan datang dengan instan, tapi butuh proses. Namun, jika Anda memulainya dengan rasa pesimis, semuanya akan gagal," ungkap Johnson. Inilah sebabnya keyakinan untuk berhasil dalam bisnis adalah hal yang sangat penting, karena berguna untuk memacu semangat Anda menghadapi setiap tantangan.

Menikmati hasil kerja keras Anda. Ada rasa puas dan kebanggaan tersendiri yang bisa Anda capai ketika Anda bisa menjalankan semua bisnis Anda dengan jerih payah Anda sendiri. Tak ada salahnya ketika bisnis Anda sudah membuahkan hasil, Anda sedikit menikmati liburan. Anda juga lebih bisa menikmati pekerjaan Anda dengan cara mengatur sendiri semua bisnis Anda dibandingkan saat Anda menjadi pekerja. 

Senin, 20 Juni 2011

Belajar dari Mark Zuckerberg

Belajar dari Mark Zuckerberg

Mark Elliot Zuckerberg merupakan entrepreneur muda peringkat pertama dunia yang usianya di bawah 30 tahun dan merupakan anak emas teknologi terbaru yang lahir pada 14 Mei 1984 di White Plains, New York dari keturunan Amerika-Yahudi dan dibesarkan di Dobbs Ferry, New York. 

Sekarang tinggal di Palo Alto, California. Ia adalah anak seorang dokter gigi dan sekolah di Ardsley High School dan kemudian di Philips Exeter Academy serta menjelang selesai direkrut oleh Microsoft dan AOL untuk meng-hacking- suatu proyek. Pada 2006, ia diterima di Harvard University. Di Harvard, sebagai seorang programer komputer, ia melanjutkan menciptakan proyek yang pertama “Coursmatch” yang memperbolehkan mahasiswa melihat daftar mahasiswa dalam satu kelas yang sama. Proyek berikutnya, Facemash.com yang merupakan situs rating gambar spesifik Harvard serupa dengan Hot or Not. Situs tersebut online selama empat jam sebelum akses internet Zuckerberg dicabut oleh kantor bagian administrasi. Departemen pelayanan komputer sebelum membawa ke Harvard University Administrative Board, ia dituduh melanggar keamanan komputer dan melanggar aturan privasi internet dan hak kepemilikan intelektual. 

Zuckerberg meluncurkan Facebook dari ruang asramanya Harvard pada 15 Februari 2004 dan dibantu Harvardnya Andrew McCollum sukses di Harvard serta 2/3 dari mahasiswa menjadi anggotanya dalam dua minggu pertama. Zuckerberg kemudian memutuskan untuk memperluas ke perguruan tinggi lainnya dan dibantu teman sekamarnya Dustin Moskovitz dan Crish Hughes memperluas ke Stanford University, Columbia University dan Yale University, kemudian Ivy League college lainnya serta perguruan tinggi di Boston. Pada awal musim panas, Facebook telah diluncurka pada 55 perguruan tinggi.

Pada akhir Oktober 2007, Microsoft membeli 1,6 % saham dengan harga $ 240 juta, maka diperkirakan kekayaan Facebook mencapai $ 1,5 milyar. Beberapa analis dan sebagian kecil investor Facebook memperkirakan bahwa nilai perusahaan jauh lebih rendah dari yang diperkirakan.Pada 6 November 2007, Zuckerberg mengumumkan sistem periklanan sosial yang baru dalam sebuah kegiatan di New York dan diberi nama Beacon yang memungkinkan orang untuk berbagi informasi dengan kawannya Facebook berdasarkan aktivitas browsing pada situs lainnya. Penjual eBay dan Fundango bergabung untuk menjual produknya melalui Facebook. Mereka membiarkan kawannya mengetahui apa yang mereka jual melalui Facebook news feed sebagai daftar produk yang dijualnya. Pada 1 Desember 2007, kredibilitas Facebook terhadap program Beacon diuji lebih jauh ketika diberitakan oleh The New York Times “tuduhan dasar” kebohongan Mark Zuckerberg terhadap surat kabar dan kepergian Coca-Cola dengan kesan yang sama. Pada 5 Desember 2007, Zuckerberg menulis sebuah berita blog pada Facebook meminta maaf terhadap Beacon dan memberikan kemudahan kepada pengguna untuk menentukan keluar dari pelayanan.. 

Saat ini Facebook mempunyai pengguna aktif lebih dari 66 juta dan diperkirakan penjualan pertahunnya mencapai $ 150 juta. Zuckerberg merupakan pengusaha asal Amerika Serikat yang menjadi kaya di umurnya yang relatif muda karena berhasil mendirikan dan mengembangkan situs jaringan sosial Facebook dengan bantuan teman Harvardnya Andrew McCollum dan saat ini ia menjabat sebagai pendiri dan CEO Facebook. Forbes mencatatnya sebagai milyarder termuda, atas usaha sendiri dan bukan karena warisan, yang pernah tercatat dalam sejarah. Kekayaannya ditaksir sekitar satu setengah miliar dolar Amerika.

Kiat Sukses Menjadi Entrepreneur

Kiat Sukses Menjadi Entrepreneur 


Setelah memiliki sikap mental positif sebagai landasan untuk menjadi entrepreneur, menciptakan mimpi dan berusaha mengejarnya, mengambil langkah dengan memulai bisnis tanpa uang, mengetahui rahasia atau strategi melambungkan bisnis, maka langkah kelima adalah menerima kegagalan sebagai pelajaran. Kegagalan merupakan label yang seringkali kita hubungkan dengan suatu tindakan yang tidak berhasil dan begitu diterapkan, label ini membuat kita dikatakan orang yang tidak mampu atau orang yang gagal. Hal ini menurunkan semangat kita untuk menjadi orang yang sukses.
 
Pada saat kita masih kecil, kegagalan tidak mempunyai makna, karena kita tidak mempunyai konsep “kegagalan”. Jika kita memiliki konsep kegagalan, maka kita tidak akan dapat berbicara, karena kita hanya dapat menangis. Bila kita ingin minum susu ibu, maka kita cukup menangis, ibu kita sudah tahu. Bila kencing, kedinginan ataupun kepanasan cukup menangis langsung direspon oleh orang tua. Mulai sepatah kata yang tidak jelas meluncur dari mulut, meskipun tidak jelas kedua orang tua kita tidak menganggap bahwa merupakan kegagalan, bahkan sebaliknya merupakan keberhasilan, mereka sudah sangat senang, sehingga akhirnya kita dapat berbicara.

Demikian pula dari hanya bisa tidur terlentang, tengkurap, duduk, mulai merangkak, latihan berjalan dengan jatuh tidak terhitung jumlahnya. Orang di sekitar tidak mencemooh ketika jatuh, tidak mencaci ketika menangis kesakitan, tetapi memeluk, menciumi, menimang-nimang, menghibur, memotivasi untuk belajar berjalan kembali dengan susah payah, tetapi akhirnya kita dapat berjalan. Andaikata pada waktu kecil, kita mempunyai konsep “kegagalan” maka kita tidak akan pernah dapat berbicara, berjalan, menulis, membaca dan sebagainya. Kita sangat beruntung dan bersyukur kepada Allah mempunyai orang tua yang tidak mengajarkan konsep “kegagalan” ketika masih kecil. Memanglah, sesungguhnya kegagalan itu “tidak ada”, yang ada hanyalah hasilnya tidak sesuai dengan yang kita inginkan atau kegagalan itu hanyalah merupakan umpan balik untuk menggapai kesuksesan atau kegagalan itu hanyalah suatu informasi yang kita butuhkan dan berusaha untuk menggali lebih dalam agar kita dapat memanfaatkan untuk meraih kesuksesan.

Comment

Posting Terbaru

jangan lupa klik tombol "Suka" bila Blog ini bermanfaat..